Tuesday, May 31, 2016

LKMM pra-TD

      Hello guys,
      Selamat pagi, siang, sore, malam dimanapun kalian berada dan kapanpun kalian membaca, bertemu lagi dengan karya saya yang sederhana dan apa adanya, disini saya akan menceritakan pengalaman saya saat mengikuti LKMM di kampus saya tercinta yaitu UISI beberapa waktu lalu, acara tersebut dilakukan secara bergelombang yakni 3 gelombang yang pertama pada tanggal 15 & 16 Mei dan yang kedua pada tanggal 28 & 29 Mei kemudian yang terakhir akan dilaksanakan pada tanggal 4 & 5 Juni mendatang. Dan kebetulan saya masuk yang gelombang kedua, dalam acara ini jujur ya sebenarna agak bosan sih tapi it's ok dengan mengikuti acara ini banhyak ilmu yang saya peroleh untuk mengembangkan softskill dalam diri saya, disini saya mendapatkan 9 materi yang harus saya dengarkan selama dua hari, dan pada hari pertama yaitu persepsi, berfikir kritis, mendengar aktif, berbicara efektif dan AKU (Ambisi Kenyataan Usaha) lalu pada hari kedua yaitu pengenalan diri, pengembangan diri, sasaran resiko dan konsekuensi lalu materi yang terakhir pribadi dan organisasi.

      Dalam mendengarkan semua materi ini agak membosankan tapi ada beberapa sih pemateri yang lucu yang pastinya bikin ngantuk hilang dan dalam menyampaikan setiap materi selalu diselingi dengan yang namanya game yang berguna untuk penghilang ngantuk dan yang paling menyenangkan adalah melihat teman yang sengsara didepan saat melakukan game tersebut dan setelah selesai melaksanakan acara sampai selesai selama dua hari itu acaranya pun di tutup dengan suatu video keusilan kakak panitia yang memotret dan merekam hal-hal lucu yang terjadi di antara peserta dan itu menjadi penutup yang sangat menyenangkan.

Saturday, January 2, 2016

MAHASISWA

      Mahasiswa kerap di juluki agent of change, dulu ketika mendengar kata mahasiswa semua merasa kagum dan iri, dulu ketika seseorang menjadi mahasiswa maka dia akan berusaha, bekerja keras dan belajar dengan tekun. Namun itu dulu, bagaimanakah keadaan mahhasiswa saat ini ?

      Universitas Internasional Semen Indonesia, disinilah tempat saya mencari ilmu setelah SMK darisinilahh saya mengetahui bahwa banyak karakter mahasiswa yang berbeda, ada yang bersungguh-sungguh untuk kuliah mngkin juga ada yang tidak. Mahasiswa dulu dengan mahasiswa sekarang mungkin memiliki perbedaan yang jauh, dari segi kualitas mungkin saat ini semakin menurun, kemunduran seperti ini dapat dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal.

      Faktor internal bersumber dari dalam diri mahasiswa tersebut dan  banyak sekali macamnya, dan faktor eksternal bisa disebabkan oleh berkembangnya teknologi, perkembangan teknologi turut mempengaruhi mahasiswa tersebut, dulu mahasiswa sangat giat untuk belajar tapi sekarang dengan semakin canggihnya kebiasaan itu tergantikan dengan aktivitas yang dianggap hal yang menyenangkan salah satunya adalah bermain game.

      Dengan alasan untuk merefreshkan otak atau menghilangkan stres, mahasiswa dapat menghabiskan waktu berjam-jam untuk bermain game, tanpa disadari hal itu dapat mengakibatkan hal yang tidak baik dan merugikan diri sendiri, karena dengan kecanduan game mahasiswa tidak dapat membagi waktu dengan baik, banyak waktu yang terbuang untuk bermain game dan tugas-tugas yang wajib dikerjakan menjadi terbengkalai.

      Tugas mahasiswa memang tidak sama dengan pekerja sosial tetapi mahasiswa harus dapat membuktikan bahwa mereka adalah agen yang sangat berpengaruh terhadap masyarakat mereka harus siap untuk menyelesaikan persoalan dan siap memberikan gagasan yang cerah terhadap persoalan yang dihadapi. Kebiasaan-kebiasaan lama yang mulai terabaikan hendaknya dibangun lagi dalam diri mahasiswa dengan mengurangi hal-hal yang tidak bermanfaat dan mulai melakukan hal yang sangat bermanfaat bagi diri sendiri.
Mahasiswa memang bukan pekerja sosial. Tetapi mahasiswa harus mampu menunjukkan bahwa mereka adalah agen yang siap menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat, dan siap memberikan gagasan cerah dengan sikap optimisnya pada saat menghadapi suatu persoalan. Atau minimal, mahasiswa harus jeli melihat sesuatu yang dapat dikategorikan sebagai sebuah permasalahan. Kebiasaan kebiasaan lama yang telah tergerus hendaknya kembali dibangun, dengan mengurangi kegiatan kegiatan yang merugikan diri sendiri dengan kegiatan yang lebih bermanfaat, agar tujuan bersama negara ini dapat tercapai.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/qowriieriyani/inikah-budaya-mahasiswa-masa-kini_54f84372a333112b5e8b48fc
Dulu ketika mendengar nama mahasiswa, maka orang akan berdecak kagum dan iri. Dulu, ketika seseorang menjadi mahasiswa maka kebanyakan orang akan menjalani kuliahnya dengan serius dan tekun. Dulu, mahasiswa senang dan bersemangat ketika mendapat tugas yang banyak dan berat dari dosen. Namun itu dulu, perubahan zaman ternyata juga memberikan efek besar terhadap kehidupan mahasiswa di kampus..

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/qowriieriyani/inikah-budaya-mahasiswa-masa-kini_54f84372a333112b5e8b48fc
Dulu ketika mendengar nama mahasiswa, maka orang akan berdecak kagum dan iri. Dulu, ketika seseorang menjadi mahasiswa maka kebanyakan orang akan menjalani kuliahnya dengan serius dan tekun. Dulu, mahasiswa senang dan bersemangat ketika mendapat tugas yang banyak dan berat dari dosen. Namun itu dulu, perubahan zaman ternyata juga memberikan efek besar terhadap kehidupan mahasiswa di kampus..

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/qowriieriyani/inikah-budaya-mahasiswa-masa-kini_54f84372a333112b5e8b48fc
Mahasiswa yang kerap dijuluki agent of change,

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/qowriieriyani/inikah-budaya-mahasiswa-masa-kini_54f84372a333112b5e8b48fc

Wednesday, December 16, 2015

Jagalah Kebersihan

Kebersihan adalah suatu keadaan dimana tak ada sampah yang berserakan di mana-mana. Kebersihan sangatlah penting untuk dilakukan karena dengan kebersihanlah yang akan menjaga kita dari ancaman-ancaman penyakit yang datang. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan kebersihan.

Yang pertama adalah menjaga kebersihan diri sendiri. Menjaga kebersihan diri sendiri seperti mandi 2 kali sehari, memotong kuku dan menggosok gigi akan membuat tubuh kita selalu bersih. Sehingga jika kebersihan telah didapat maka tubuh kita akan menjadi sehat dan tidak akan mudah terserang oleh penyakit.

Selain menjaga kebersihan tubuh menjaga kebersihaan lingkungan tempat tinggal juga sangat penting untuk dilakukan. Membersihkan seisi rumah dan lingkungan sekitar akan membuat lingkungan menjadi bersih dan tidak menjadi sarang bagi penyakit untuk tumbuh dan berkembang. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan kita seperti, mengubur barang-barang bekas, menguras bak mandi dan menutup semua sumber air sehingga nyamuk tidak bisa berkembang biak di sana.

Demikianlah cara hidup bersih dan manfaat yang bisa kita dapatkan. Oleh karena itu, marilah kita semua menjaga kebersihan baik kebersihan diri maupun kebersihan lingkungan agar kita menjadi sehat dan terhindar dari penyakit yang mengancam.

Wednesday, December 9, 2015

lingkungan hidup ( Hutan )

Dahulu hutan kita sangat lestari dan indah. Di sanalah terdapat ribuan jenis tumbuhan dan binatang yang hidup saling berdampingan. Selain menjadi tempat tinggal para tumbuhan dan binatang, hutan juga merupakan sumber utama bagi kehidupan manusia. Hutanlah yang menyediakan sumber makanan bagi kita. Binatang dan tumbuhan  yang ada di sana menjadi sumber makanan yang tidak terbatas bagi kita.




Selain menyediakan sumber makanan, hutan juga menjadi sumber mata pencaharian bagi sebagian orang. Kayu dan sebagian tumbuhan yang ada di dalam hutan bisa dimanfaatkan oleh mereka untuk dijual. Bahkan hutan berperan penting sebagai pemasok udara bersih bagi manusia, sehingga hutan juga disebut dengan paru-paru dunia yang memberikan oksigen kepada kita semua untuk bernafas.

Namun, kini hutan telah kehilangan kelestariannya. Mereka telah hancur dan bahkan telah hilang  dengan beralih fungsi menjadi perkebunan dan pemukiman penduduk. Hal ini disebabkan oleh manusia-manusia yang rakus. Mereka dengan membabi buta mengeksploitasi hutan, menebang pohon dan memburu binatang-binatang demi kepentingan pribadi mereka dan demi memenuhi kantong-kantong mereka.

Akibat dari perbuatan keji itu, saat ini hutan telah kehilangan fungsinya. Hutan sudah tidak lagi menjadi tempat hidup para tumbuhan dan binatang. Bahkan sebagian dari mereka ikut punah akibat kehilangan tempat tinggalnya. Hutan juga kini tidak bisa lagi menyediakan sumber makanan bagi manusia. Habislah sudah sumber daya di dalam hutan sehingga kini manusia tidak bisa lagi memnfaatkannya.

Sumber-sumber air pun kini ikut menghilang karena rusaknya pohon-pohon di dalam hutan, sehingga menciptakan kekeringan dimana-mana. Bahkan kini hutan sudah bukan lagi menjadi paru-paru dunia untuk menyediakan udara bersih bagi kita karena habis sudah pohon-pohon di dalam hutan.

Kini hutan bahkan seakan marah kepada manusia. Mereka tidak mau lagi bersahabat. Akibatnya terjadilah bencana-bencana alam yang mengerikan seperti tanah longsor dan kekeringan dimana-mana. Tidakkah kita mendengar jeritan mereka, tidakah kita peduli dengan mereka. Marilah kita bersahabat kembali dengan mereka demi keberlangsungan hidup kita dan anak cucu kita kelak.

Wednesday, October 14, 2015

budaya gresik


BUDAYA GRESIK
Budaya asli kota gresik sangat beragam beberapa di antaranya adalah PASAR BANDENG, MALAM SELAWE, dan KOLAK AYAM. Sekarang kita mulai dengan pasar bandeng terlebih dahulu.
PASAR BANDENG
satu tradisi warisan Walisongo yang hingga kini masih dilestarikan. Yaitu tradisi menggelar Pasar Bandeng di pusat kota Gresik. Tradisi ini pertama kali diadakan oleh Sunan Giri untuk mengangkat perekonomian rakyat setempat.Dua dari sembilanWalisongo penyebar agama islam yang berada di Gresik sangat berpengaruh dalam membangun tatanan budaya masyarakat Gresik. Keduanya adalah Syekh Maulana Malik Ibrahim dan Raden Paku atau Sunan Giri.Melalui jalan perdagangan, Ainul Yaqin, nama kecil Sunan Giri melakukan da’wah kepada masyarakat. Kala itu, di abad 15 Sunan Giri mulai membantu perekonomian masyarakat dengan cara mengolah dan memasarkan hasil bumi. Hingga kini, masyarakat masih melestarikan warisan Suna Giri yaitu dengan membuat dan menjuala kue pudak dan penyelenggaraan pasar bandeng
Tradisi Pasar Bandeng (prepekan cilik dan prepekan gede) Yang diadakan dua hari sebelum Hari Raya Lebaran atau malam 29 ramadhan seharusnya menjadi ajang pengenalan hasil produksi masyarakat Gresik dan untuk menegaskan kembali hubungan erat antara tradisi agama dan ekonomi.
Selama dua hari itu penduduk Gresik yang mempunyai tambak bandeng berlomba-lomba umtuk  menjual hasil panen Bandengnya ke Pasar Bandeng ini.Tradisi Pasar Bandeng merupakan persiapan masyarakat dalam menghadapi Hari Raya Lebaran. Di pasar bandeng tak hanya ikan bandeng yang dijual tidak,ada ikan tambak lain seperti udang, mujair, nila, ikan mas. Selain itu produk yang dihasilkan masyarakat Gresik di pamerkan dan dijual, seperti pakaian anak, kopiah, terompah, sandal, sepatu, ketimang, masakan dan jajanan khas Gresik serta berbagai keperluan lain untuk perayakan Idul Fitri.
Boleh dikatakan tradisi Pasar Bandeng ini merupakan pameran Hasil produksi Gresik . Saling bertukar baran jualan antar pedagang seperti kopiah,sarung, sandal, tang akan digunakan untuk nganyari di area expo apabila hampir usai itulah tradisi masyarakat Gresik dulu.Yang penting Hari Raya bisa memakai barang baru.Bagi masyarakat Gresik aktivitas ini justru tumbuh saling mendukung sebagaimana Sunan Giri dan Nyi Ageng Pinatih mencontohkan perannya sebagai tokoh agama sekaligus sosok pedagang besar. Sebelum acara pasar bandeng biasanya selalu di awali dengan acara MALEM SELAWE (Malam ke 25 bulan Ramadhan) yang dilaksanakan di Situs makam Sunan Giri
Penyelenggaraan Pasar Bandeng oleh Pemerintah Gresik ini selain untuk melestarikan tradisi, juga untuk mendukung kemandirian ekonomi masyarakat Gresik.Seperti kita ketahui bahwa, Kabupaten Gresik berada di daerah pesisir pantai utara berbatasan dengan Lamongan, dan sebagian wilayah berdekatan dengan Mojokerto, Sidoarjo, dan Surabaya.

MALAM SELAWE
Malam Selawe menjadi sebuah tradisi khas bulan ramadhan di kota Gresik, selain menandakan perburuan lailatul qadar. Malam selawe biasanyahari ke-24 ramadhan yang diadakan di makam Sunan Giri. Tradisi malam selawe atau menjelang hari ke 25 ramadhan bisa dibilang malam puncak ramdhan banyak peziarah yang datang ke Makam Sunan Giri , mulai dari anak kecil, remaja, sampai orang yang tua dan lanjut usia. Mereka tak hanya dtang dari daerah Gresik dan sekitarnya tapi dari peziarah luar daerah, bahkan luar pulau.
Para peziarah berbaur menjadi satu untuk ikhtiar,berdoa, mengaji, dengan harapan mendapat berkah . Selain itu para peziarah juga berharap mendapat malam yang sangat istimewa yang datang hanya sekali dalam setahun, dan orang yang beruntung akan mendapatkannya yakni malam Lailatul Qadar. Harapan itu menjadi suguhan yang utama dibenak para peziarah.
Adanya tradisi Malam Selawe  tak diketahui sejak kapan adanya, akan tetapi sudah diwariskan secara turun temurun sejak zaman Sunan Giri. SElain itu menjadi cerita dari mulut-ke mulut sampai sekarang. Selain itu, malam 25 pada bulan ramadhan merupakan saat dimana Kanjeng Sunan Giri bertemu dengan malam Seribu Bulan.
Selain itu banyak pularatusan PKL yang mengais rezeki sepanjang jalan Sunan Giri hingga lokasi makam Sunan Giri. . Mereka rutin datang mengais rezeki pada kegiatan tahunan yang masuk dalam kalender wisata Gresiik berupa festival Malam Selawe.Mereka berjualan pakaian, makanan, khas gresik, jajanan,Asesoris,,dll. Dengan jumlah peziarah yang banyak dan PKL yang membludak disebelah kanan-kiri sepanjang satu kilometer menuju makam Sunan Giri ditutup untuk kendaraan umum . Untuk sampai ke makam kita harus jalan kaki, perlu diingat, semakin malam semakin banyak jumlah peziarah yang datang un tuk peziarah, semakin berdesak-desakan pula.
Agaknya nilai tradisi malam selawe ini mulai bergeser menjadi pasar malam di bulan yang spesial . Tidak hanya sekedar untuk berziarah, malam selawe juga dimanfaatkan oleh kawula muda untuk berpacaran atau sekedar jalan bersama pacar, hal semacam ini sebenarnya tak boleh dilakukan. Semoga kita selalu ingat dan selalu mendapat hidayah dari Allah SWT.

KOLAK AYAM
Kolak Ayam. Kolak ayam merupakan menu buka puasa yang menjadi favorit warga Gumeno setiap malam 23 pada bulan ramadhan. Meski namanya kolak ayam, tapi jangan dibayangin sama seperti kolak pisang, kolak labu, kolak ketela . Ini merupakan masakan ayam yang berkuah santan .
            Tradisi yang berusia lebih dari 500 tahun ini punya keunikan yaitu orang yang membuat, memasak dan menyiapkan segala bahan yang digunakan untuk memasak kolak ini adlah kaum adam. Hal itu merupakan syarat untuk membuat kolak ayam . Meski yang bekereja adalah kaum adam, kaum hawa tak hanya berdiam diri  menunggu  masakan disajikan , tapi mereka punya tugs yakni memarut kelapa sebagai santan yang dijadikan untuk kolak ayam ini di rumah mereka masing masing
            Msakan yang terdiri dari ayam suwir, santan, daun bawang, gula merah, ji\nten, air . Berdasarkan penuturan warga menyebutkan  bahwa Kolak ayam sudahmenjadi tradisi.” Konon ceritanya pada tahun 1451 ketika Sunan Dalem pendiri masjid Gumeno menderita sakit yang tak diketahui jenis penyakitnya, dan taka ada satupun obat yangbisa menyembuhkan penyakit yang diderita sang sunan.
            Sang Sunan Dalem mendapat petunjuk dari Allah SWT melalui mimpi setelah mimpi bertemu dengan Sunan Giri. Dalam  mimpi itu diserukan untuk membuat masakan dengan racikan daging ayam jago, daun bawang, dll untuk dibuat kolak. Setelah berbuka puasa dengan masakan tersebut , Sunan Dalem berangsur-angsur sembuh. Kejadian ini bertepatan pada tanggal 22 ramadhan.
            Masyarakat Gumeno sendiri menamai masakan ini dengan nama “Sanggringan” yang artinya raja yang sembuh dari sakit. Warga meyakini bahwa kolak ayam ini bisa mengobati segala macam penyakit Tradisi ini merupakan salah satu bentuk cara yang dilakukan oleh warga Gumeno untuk melestarikan tradisi Sunan Dalem agar tidak dikalim oleh Negara lain.  Selain itu juga untuk menciptakan kerukunan dan kebersamaan sesama umat muslim.

Wednesday, October 7, 2015


PENGAPDIAN MASYARAKAT

Sabtu tanggal 3 oktober 2015 CHAMPS pertemuan ke-4 di selenggarakan, CHAMPS yang keempatt ini sedikit berbeda dengan CHAMPS ang sebelumnya karena acara ini bertempat d alun-alun kota gresik acara kali ini sangatb seru sekkali di mulai dengan senam bersama pada pukul 6 pagi kemudian di lanjutkan dengan tteriakan yel-yel atau kata-kata penyemangat yang di pimpin oleh teman-teman 1 angkatan kita acara ini berlangsung sangat menyenang karan terlihat tingkah laku teman kita ang sangat kocak pada saat memimpin, kemudian acara selanjutnya adalah membersihkan alun-alun kota gresik sehubungan dengan tema CHAMPS kali ini yaitu ppengapdian masyarakat, kami d bagi menjadi beberapa kelompok  dan tiap-tiap kelompok d tempatkkan di temppat yang berbeda agar kami dapt memmbersihkan alunalun kota gresik secara merata, setelah acara bersih-bersih selesai kami semua istirahat sejenak sebelum melalukan acara selanjutnya yaitu berdiskusi dengan PJK masing-masing dengan tema Tata Letak Alun-alun kota Gresik dan acara diskusi ini adalah acara yang terakhir untuk kali ini kemudian dilanjutkan dengan pemberitahuan serta penugasan dan acarapun selesai.

Wednesday, September 30, 2015

CHAMPS minggu ke 3


Minggu tanggal 27 september 2015 di Universitas Internasional Semen Indonesia di selenggarakan CHAMPS yang ke tiga, antusias para peserta semakin hari semakin besar, semuanya sangat bersemangat untuk melaksanakan CHAMPS 2015 ini. Acara ini dimulai pukul 7 pagi yang diawali dengan pemeriksaan perlengkapan kemudian acara selanjutnya adalah pemberian materi di dalam kelas yang di pimpin oleh PJK masing-masing, untuk materi yang disampaikan kali ini adalah materi tentang komunikasi efektif. Dan materi komunikasi efektif ini yang disampaikan meliputi dari pengertian, fungsi serta hambatan dari komunikasi efektif dan masih banyak lagi dan di dalam materi itu kita juga diberikan study case yang dimana kita diharapkan untuk dapat memecahkannya, dan kemudian kami juga di beri penjelasan tentang apa itu komunikasi publik. Stelah pemberian materi di dalam kelas selesai acara di lanjutkan lagi yaitu berdebat mengenai suatu permasalahan, dalam bagian ini kelompok saya melawan kelompok lain dan masing-masing ada yang menjadi pihak yang pro dengan masalah itu dan yang satunya kontra dan kebetulan kelompok saya adalah kelompok yang kontra dan dalam hal ini terjadi perdebatan yang sengit antara kelompok saya dengan kelompok lain mengenai masalah Reklamasi Teluk Benoa di Bali lalu di akhir acara ini kami mengambil sisi poositif dari masalah itu, acara selanjutnya adalah orasi dari beberapa kelompok mengenai masalah yang mereka diskusikan lalu acara dilanjutkan yaitu pembekalan dan penugasan dan acara pun selesai.